Kelompok DPD RI dan Fahum Unmul Gelar Dialog Publik, Jauhar: Bangun Bangsa Jadi Lebih Baik
(Dialog publik dilaksanakan diruang serba guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim)
SAMARINDA-Kelompok Dewan Perwakilan Daerah
(DPD) RI di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bekerjasama dengan Fakultas
Hukum Universitas Mulawarman Samarinda menggelar Dialog Publik Upaya DPD dalam
menindaklanjuti Keputusan MPR Nomor: 8/MPR/2019 tentang Rekomendasi MPR Masa
Jabatan 2014-2019.
Dialog publik dilaksanakan di ruang serba
guna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (20/11). Gubernur Kaltim
diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov Kaltim Moh Jauhar Efendi
mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPD RI yang telah memilih Kalimantan
Timur sebagai lokus dialog publik Kelompok DPD RI.
Jauhar mengungkapkan dalam Keputusan MPR
Nomor 8/MPR/2019 terdapat tujuh poin rekomendasi pada MPR, yakni pokok-pokok
haluan negara, penataan kewenangan MPR, penataan kewenangan DPD, penataan
system presidensiil dan penataan kekuasaan kehakiman.
Selanjutnya, penataan system hukum dan
peraturan perundang-undangan berdasarkan Pancasila sebagai sumber hukum negara.
pelaksanaan pemasyarakatan nilai-nilai Pancasila, Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI), Bhineka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR.
“Kita berharap nara sumber dan peserta yang
hadir dapat memberikan masukan-masukan kepada anggota DPD yang nanti akan
dirumuskan dalam suatu bentuk kebijakan. Melalui dialog publik ini juga dapat
memberikan pengetahuan tentang Keputusan MPR tersebut dan bagaimana ke depan
keputusan tersebut dapat membangun bangsa Indonesia menjadi lebih baik lagi,”
tandasnya.
Kelompok DPD di MPR dipimpin Dr Intsiawati
Ayus dari Provinsi Riau, didampingi Aji Mirni Mawarni (Kaltim), Habib Said
Abdurrahman (Kalteng), Muslim Muhammad Yatim (Sumbar), Ahmad Kanedi (Bengkulu),
Rahmiati Jahja (Gorontalo), Ajbar (Sulbar), Maria Goretti (Kalbar), Novia
Anakotta (Maluku) dan I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta
Wedasteraputra Suyasa (Bali).
Hadir, Dekan Fakultas Hukum Unmul Mahendra
Putra Kurnia beserta jajaran, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unmul
Sonny Sudiar selaku moderator dialog publik, peserta dari akademisi dan
mahasiswa sejumlah perguruan tinggi di Samarinda. (mar/poskotakaltimnews.com)